< META name="resource-type" content="document"> Mohammad Hambali

Siapakah Mohammad Hambali..??

Mohammad Hambali adalah seorang anak yang hanya lulusan SMA yang sekarang ini hidup di jakarta bersama dengan Logos-Institute. Dia memutuskan untuk berhenti dari dunia akademis menuju dunia yang penuh dengan ketidakpastian. Nama lengkap dari Mohammad Hambali adalah Mohammad Hambali Kurniawan yang merupakan nama yang telah diberikan oleh orang tuanya yang kini masih hidup di desa. Dengan berbekal nekad maka sang Hambali pun berangkat ke Jakarta. Dia Yakin, Dia dilahirkan menjadi orang yang sukses. Hanya itulah yang ada dipikirannya.

Dari manakah Semua ini terjadi..??


Untuk menjawab pertanyaan ini,kita harus menyimak dulu awal kisah mulanya. 

Hambali dulu waktu di SMA, pada awal-awalnya tidak berprestasi bahkan cenderung untuk menjadi anak nakal. sering sekali si Hambali kecil ini mbolos, apalagi kalau pelajarannya geografi. bersama dengan temannya Si Adven dia pun pergi ke ruang Takmir yang memang jarang dikunjungi oleh guru-guru. hal ini terjadi sampai kelas 2. 

Sampai pada suatu saat, dia secara tidak sengaja menemukan sebuah buku yang akan mengantarkannya pada kesuksesan akademis nya. buku tersebut berjudul The Seven Habits Of The Highly Effective Teens.  dia merasa bahwa buku itu sangat mirip dengan kehiduppannya, sehingga dia selalu dan selalu membawa buku tersebut. buku itu sekarang menjadi kamus kehidupannya. 


Efect yang ditimbulkan oleh buku ini begitu besar dirasakan-nya. dia menjadi seorng anak yng tidak lagi malas, bahkan menjadi seorang anak yang sangat berprestasi sampai pada tingkat Nasional. buku tersebut juga menimbulkan minat baca yang tinggi pada diri anak ini. sehingga pengetahuannya pun terus dan terus bertambah. 


setelah pulang dari sekolah, si Hambali ini yang memang senang sekali dengan berhemat, sehingga dia ngga' pulang dengan naik kol untuk pergi ke terminal yang lumayan jauh dari tempat kos-nya. setelah hampir sampai di tempat, dia menemukan sebuah toko buku yang ngga' terlalu jauh dari terminal itu. karena kebiasaan suka membacanya, maka dia pun mulai mencari-cari buku yang mungkin bisa menambah pengetahuannya. di salah satu rak buku ada sebuah buku yang menjadi pusat perhatiannya. Rich Dad Poor Daad. dari judulnya ia mulai tertantang untuk membaca buku tersebut.

dia pun pulang dengan ke rumah yang ada di desa sidorejo. seperti biasa dia harus naik bis terlebih dahulu untuk mencapai terminal benculuk, setelah itu baru naik angkutan menuju purwoharjo. untuk mencapai desanya, dia tidak punya alternatif lain selain menelepon orang tuanya. maklum, karena desa tersbut masih belum terlalu maju sehingga angkutan pedesaaan pun masih sangat jarang.

setelah sampai di rumah, dibukalah buku tersebut, kemudian di bacanya. isi di dalam buku tersebut ternyata hampir setra dengan apa yang diinginkannya selama ini.
WOW, inilah yang selama ini aku cari. sehingga buku yang setebal hampir 200 halaman itu langsung lenyap dalam satu hari. 

setelah membaca keseluruhan buku Rich dad Poor Daad ini, ternyata terjadi sebuah ketagihan akan buku-buku yang sama dengan tema tersebut, sehingga secara instuitif dia mencari buku-buku yang memiliki nama pengarang yang sama dengan Richdad Poordaad, yaitu buku yang merupakan karangan RT Kiyosaki. 

obsesi tersebut ternyata membawa perubahan yang juga sangat besar bagi seorang Hambali. sehingga setelah itu ia memutuskan untuk tidak kuliah. keputusan tersebut memang bukan keputusan yang mudah. Namun ia telah full komitmen untuk bisa menjalaninya.

Dimanakah Anda bisa menemui Mohammad Hambali..??

Sekarang ini, untuk sementara Mohammad Hambali masih berada di Logos Institute. Dia berkomitmen untuk memajukan perusahaan yang telah didirikan oleh Bapak Faiz Zainudin itu. karena disitu banyak sekali ia mendpatkan sumber-sumber ilmu yang begitu banyak. mulai dari buku-buku, kaset, vcd, hingga training-training yang seharga jutaan rupiah.

Mengapa kita pantas meniru Mohammad Hambali..??

Patut disadari, bahwa sekarang kehidupan mulai berubah. Kehidupan perkuliahan sudah tidak mencerminkan kehidupan yang sebenarnya. masih sangat jauh dari realitas kehidupan. sedangkan waktu sangatlah berharga. sehingga dunia perkuliahan akan sangat memakan usia anda. selain itu, di dunia perkuliahan, anda akan mencetak pemikiran anda, yang merupakan hal sangat penting. di dunia perkuliahan, anda akan dibentuk menjadi seorang pekerja. yang membutuhkan gaji untuk kehidupaannya. yang akan sangat tergantung dengan bossnya. Namun, anda boleh membuktikan sendiri, berpa banyak perusahaan yang sekrang membuka lowongan pekerjaan. sangatlah minim dan sangatlah terbatas. padahal jumlah pekerja sudah sangat banyak. namun kita tetap saja mencetak calon pekerja dan bukannya calon pemekerja.

Memang hal ini bukanlah hal yang mudah. Namun kita harus menghargai orang-orang seperti hambali yang sudi kiranya untuk meninggalkan dunia perkuliahan untuk mencapai impiannya. yaitu menjadi seorang pemekerja.


Website templates